Okay, jadi begini ceritanya. Saya punya motor honda beat dan ingin memilih oli yang paling tepat. Awalnya saya sudah searching dimana-mana google, youtube, bing, forum kaskus, google plus, bahkan rekan-rekan yang mengerti. Tetapi hasilnya tidak ada yang memuaskan bagi saya. Well, akhirnya saya memutuskan observasi sendiri dengan pengalaman dan mencoba oli-oli yang ada, berbekal informasi yang saya ketahui dan saya temukan di internet, kini akan saya rangkum disini dan sebutkan mereknya langsung tanpa basa basi.

Sebelum memilih oli pastikan anda mengerti istilah ini :

  • SAE – Society of Automotive Engineers (SAE) adalah himpunan insinyur dalam bidang teknik mobil atau kendaraan bermotor di Amerika Serikat. Himpunan ini mengeluarkan standar yang dipakai dalam kendaraan bermotor, seperti standar derajat viskositas minyak pelumas yang dinyatakan dengan nomor SAE (SAE 20, SAE 30). SAE ini menentukan tingkat kekentalan oli. SAE 5w40, 10w30, 10w40, 20w40. Angka 10 diawal adalah kondisi oli pada suhu dingin tingkat encernya oli, sedangkan angka dibelakangnya adalah performa oli saat di kondisi suhu panas atau di kondisi high performance mesin. 10w40 tentu lebih kental dibanding 10w30
  • Pilih oli encer apa oli kental? Oli encer akan membuat tarikan terasa enteng, hemat bensin dan mudah melumasi sudut/ruang terkecil tetapi akibatnya adalah komponen cepat aus. Sebaliknya oli terlalu kental membuat suara motor adem, ganti oli bisa sampai 5000km, memperlambat keausan tetapi menyebabkan tarikan agak berat dan mesin panas. SARAN saya pilihlah yang optimal yakni 10w40 mengapa? padahal pabrikan menyarankan 10w30. SAE 10w40 sangat tepat dengan kondisi Indonesia, suhu Indonesia, dengan rata-rata waktu pergantian oli adalah 2000km. SAE 10w40 tarikan bawahnya dapet tarikan atasnya pas suhu optimum juga enak banget
  • Motor baru bolehlah gunakan SAE 10w30 karena kondisi masih perawan, sedangkan yang berumur 2 tahun keatas dengan pemakaian intens gunakan yang 10w40 apabila motor anda nmax/pcx gunakan yang 5w40 ini khusus dan nikmat banget rasanya
  • API Service. API service ini gampangnya adalah semakin mendekati Z semakin baik. jadi api service ini ada SJ,SL,SM,SN dan seterusnya. Untuk motor keluaran baru gunakan api service terbaru untuk agak lama anda bisa menyesuaikan
  • JASO MA/JASOMB gunakan JASO MB Khusus untuk mesin dengan gesekan lebih kecil. Seperti kopling kering matic.
  • JANGAN SUKA PINDAH-PINDAH SAE!!!!!!

Okay kemudian ada 5 Oli yang ingin saya uraikan disini sesuai pengalaman berkendara saya. Urutan teratas adalah yang terbaik tentunya. Langsung aja cekibrot :

1. Shell Advance Scooter AX7 (50rb)

Nah ini dia yang pertama, ini merupakan favorit saya. Oli ini ada 2 versi SAE yakni 10w30 dan 10w40 anda silahkan baca lagi ulasan diatas. Saya sih gunakan yang 10w40. API SN

Pengalaman saya menggunakan ini tarikan bawahnya enak banget, spontan, namun performa sesungguhnya keluar saat di kecepatan 60km/h keatas. Rasanya anda malas sekali ngerem, Tarikan atasnya sangat nyaman dan powerfull. Tetapi untuk kondisi jalan yang agak macet kadang kurang enak. Jadi saya biasanya menggunakan oli ini saat akan melakukan perjalan jauh, touring dll. kesimpulannya

Akselerasi : 9/10 Tarikan bawah : 9,5/10 Performa atas : 10/10 Top Speed: 10/10

2. Castrol Power 1 Scootek (49rb)

Nah ini yang selalu saya gunakan setiap hari. Oh iya, saat membeli oli ini biasanya sudah satu paket dengan oli transmisi/oli gardan wiihhhh mantab. Jadi sekalian ganti oli mesin dapet oli gardan juga gratis. Varian ini setahu saya hanya menyajikan SAE 10w40 dengan API SL. Inget ya jangan salah pilih, pastikan yang gold seperti di gambar.

Nah ini oli paling top dah. Tenaga tarikan bawahnya enak kuat sekali dan enteng. Top performancenya juga mantab yang bikin sempurna adalah oli ini sangat cocok untuk berkendara dikondisi manapun, panas, dingin, hujan, macet, jalanan rusak dll. dan lagi akselerasinya sangat cepat. dari 0 km/h sampai 80km/h cuma membutuhkan waktu 8 detik.

Langsung di kesimpulan saya :

Akselerasi : 9,5/10 Tarikan bawah : 10/10 Performa atas : 9,5/10 Top Speed: 9/10

 

 

 

 

 

3. Pertamina Enduro Matic (35rb)

Nah yang ini produk lokal yang patut kita banggakan. Saya menyukai oli ini, bagaimanapun juga oli ini sudah teruji dan dibuktikan pertamina ketahanannya/endurance. Datanya lebih jujur dibandingkan dengan oli yang akan saya bahas terakhir nanti.

Yang sangat saya sukai dari oli ini adalah aroma harumnya saat keluar dari pembakaran dan knalpot. Tarikan bawah juga enteng sekali tanpa beban, nyaman berkendara. Saya pernah gunakan oli ini dari Surabaya ke Yogya. Semuanya oke-oke saja fine dan melebihi dari standar.

Hanya sedikit yang saya rasakan, saat berkendara tanpa henti diatas 300km, performanya agak menurun dan sebaiknya anda berhenti sejenak untuk mendinginkan mesin kemudian melanjutkan perjalanan.

Okay kesimpulan saya

Akselerasi : 8/10 Tarikan bawah : 9/10 Performa atas : 8,5/10 Top Speed: 8/10

 

 

 

4. AHM OIL SPX2/MPX2(28rb-35rb)

Untuk oli ini, saya bingung mau komen apa :D. Bahkan kalau anda baca detail di belakang kemasan, ini bukanlah oli buatan ahm melainkan kerjasama dengan pihak lain. Artinya ini bukanlah oli pabrikan ahm tetapi ahm bekerjasama dan menetapkan oli ini menjadi standar tepat dengan motor yang dia keluarkan.

Well tidak ada yang spesial sekali dengan oli ini. Hadir dengan dua pilihan semi sintetik dan full sintetik. Oli ini termasuk kategori encer dengan sae 10w30.

Menurut saya sih belum cukup untuk dikatakan standar ya tapi okaylah kalau anda sedang tidak menemukan oli-oli bagus bolehlah menggunakan ini. Apalagi saat anda melakukan service di AHASS tidak menyediakan oli lain selain oli spx/mpx ini. Jadi jangan harap anda service motor ganti oli dengan merek luar. Di service resmi hanya tersedia jenis olix spx/mpx ini. Walaaauu, anda boleh membawa oli dari luar dan diisi disini.

Langsung pada kesimpulan saya :

Akselerasi : 5,5/10 Tarikan bawah : 5/10 Performa atas : 6/10 Top Speed: 6/10

 

5. YAMALUB MATIC (35rb)

Untuk ini saya hanya komen, walah… ini oli apaaaann, botolnya udah kek botol miras…. Oh iya Oli ini dikhususkan untuk matic keluaran Yamaha. Tetapindari segi performa masih lebih bagus olinya ahm Honda. Jadi kalau masih menggunakan ini, mending ganti deh pakai olinya ahm honda spx2/mpx2 boleh kok sah-sah saja. Okay, saya tidak berpanjang lebar, langsung ke

kesimpulan saya :

 

Akselerasi : 5/10 Tarikan bawah : 5/10 Performa atas : 5/10 Top Speed: 5/10

Advertisements