JSON

Sejarah Singkat JSON

JSON pertamakali dipopulerkan oleh Douglas Crockford. Seorang software engineer yang juga terlibat dalam pengembangan bahasa pemrograman Javascript. 2

Doglas Crockford
Doglas Crockford

JSON tidak ditemukan oleh satu orang saja. Dulu namanya belum JSON…

Artinya kata “JSON” belum ada. Orang-oarang hanya mengenal Objek Javascript yang dikirim melalui jaringan.

Sejak meledaknya teknologi AJAX pada tahun 2000. JSON mulai diperkenalkan dan pada tahun 2001, domain json.org mulai mengudara.

Hingga saat ini JSON banyak digunakan di mana-mana.

Penerapan JSON dalam Pemrograman

JSON biasanya digunakan sebagai format standar untuk bertukar data antar aplikasi.

Pertukaran data antar aplikasi dengan JSON

Tapi sebenarnya tidak hanya itu saja, masih ada fungsi lain dari JSON.

Berikut ini beberapa penerapan JSON yang pernah saya temui:

Struktur Dasar JSON

Coba perhatikan stuktur JSON ini.

Struktur dasar JSON

Ini adalah struktur paling sederhana…

JSON selalu dimulai dengan tanda kurung kurawal { dan ditutup dengan kurung }.

Lalu di dalam kurung kurawal, berisi data yang format key dan value. Jika terdapat lebih dari satu data, maka dipisah dengan tanda koma dan di data terakhir tidak diberikan koma.

Format JSON objek

Lalu key dan valude dipisah dengan titik dua.

Oh iya, untuk value…

Kita bisa memberikan tipe data apa pun. Bahkan juga bisa kita isi dengan array dan objek.

Berikut ini tipe data yang didukung oleh JSON.

Tipe data yang didukung oleh JSON

Nah untuk array, ia dibuat dengan tanda kurung siku [...].

Array pada JSON

Contohnya seperti ini:

{
    "name": "Dian",
    "hobbies": ["Coding", "Blogging", "Drawing"]
}

…dan untuk objek contohnya seperti ini:

{
    "name": "petanikode",
    "url": "https://www.petanikdoe.com",
    "rank": 1,
    "socialmedia": {
        "facebook": "petanikode",
        "twitter": "petanikode",
        "instagram": "petanikode",
        "youtube": "petanikode",
        "github": "petanikode"
    }
}

Perhatikan pada key socialmedia di sana kita memberikan nilainya dengan objek.

Cara Produksi dan Konsumsi Data JSON

Setiap bahasa pemrograman memiliki cara yang berbeda-beda untuk memproduksi (membuat) dan mengkonsumsi data JSON.

Pada Javascript, kita bisa gunakan fungsi JSON.stringify() untuk membuat JSON dari objek Javascript.

Contoh:

// objek javascript
var person = {
    name: "Dian",
    age: 23
}

// string JSON
var jsonString = JSON.stringify(person);

// maka akan menghasilkan:
// {"name":"Dian","age":23}

Pada Java, kita bisa menggunakan library Gson untuk melakukan serialisasi (membuat) dan deserialisasi data JSON.

Serialisasi dan deserialisasi JSON

Pada bahasa pemrograman Python, kita dapat menggunakan modul json untuk membuat dan membaca (konsumsi) data JSON.

Contoh:

>>> import json
>>> json.dumps(['foo', {'bar': ('baz', None, 1.0, 2)}])
'["foo", {"bar": ["baz", null, 1.0, 2]}]'
>>> print json.dumps("\"foo\bar")
"\"foo\bar"
>>> print json.dumps(u'\u1234')
"\u1234"
>>> print json.dumps('\\')
"\\"
>>> print json.dumps({"c": 0, "b": 0, "a": 0}, sort_keys=True)
{"a": 0, "b": 0, "c": 0}
>>> from StringIO import StringIO
>>> io = StringIO()
>>> json.dump(['streaming API'], io)
>>> io.getvalue()
'["streaming API"]'

Contoh lagi:

import json

# dictionary
person = {
    "name": "Dian",
    "age": 23
}

# Membuat JSON dari dictionary
json.dumps(person)

# Maka akan menghasilkan:
# '{"age": 23, "name": "Dian"}'

Pada bahasa pemrograman PHP, kita bisa menggunakan fungsi json_encode() untuk menghasilkan JSON dari Array asosiatif dan fungsi json_decode() untuk mengubah JSON menjadi Array.

Contoh:

<?php

// data dengan array assosiatif
$person = [
    "name" =&gt; "Dian",
    "age" =&gt; 23
];

// membuat JSON dari array
echo json_encode($person);

// maka akan menghasilkan:
// {"name":"Dian","age":23}
?&gt;

Intinya, setiap bahasa pemrograman memiliki fungsi, modul, dan library tersendiri untuk membuat dan membaca data JSON.

Berikut ini daftar tutorial yang bisa kamu baca:

  1. Cara Serialisasi dan Deserialisasi data JSON di Java dengan menggunakan GSON
  2. Cara Parsing data JSON di Python
  3. Cara Parsing data JSON di PHP
  4. Cara Parsing data JSON di Javascript.

Apa Selanjutnya?

Sekarang kita sudah kenal, apa itu JSON dan bagaimana penggunaanya dalam pemrograman.

Tentu ini masih belum cukup…

Karena itu, silahkan lanjutkan belajar tentang JSON secara mandiri melalui dokumentasi resmi ataupun tutorial di sini.

2 thoughts on “JSON

  1. Semoga BTPN dapat membantu saya sebagai orang yang menjadi korban penipuan oleh nasabah bank BTPN.Sebelum polisi bertindak,Bank BTPN secepatnya dapat memanggil penipu untuk mengembalikan uang yang diambil dengan menipu nasabah BNI dan BRI Kudus…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.